Ini 5 Destinasi Wisata Halal Terbaik di Indonesia

Destinasi Wisata Halal Terbaik di Indonesia – Tahun lalu, Indonesia berhasil menduduki peringkat wahid dalam daftar destinasi halal di dunia versi Global Muslim Travel Index (GMTI). Tak tanggung – tanggung, 5 destinasi di Indonesia berhasil masuk ke dalam jajaran The Big 10 (10 besar), diantaranya ialah Aceh, Riau dan Kepri (Kepulauan Riau), Lombok, Sumatera Barat, dan Jakarta.

 

Penilaian tersebut didasarkan pada 4 kriteria, yakni aksesibilitas, pelayanan, komunikasi, dan lingkungan. Skor Indonesia sendiri mengalami peningkatan yang cukup progresif sejak tahun 2015. Saat itu, Indonesia masih berada di peringkat ke – 6, lalu naik secara perlahan ke posisi 4 pada tahun berikutnya. Progres terus berlangsung hingga akhirnya Indonesia berhasil menduduki peringkat pertama pada tahun 2019.

 

Negara lainnya yang juga masuk ke dalam jajaran 10 besar ialah Malaysia. Negara ini berada di peringkat ke-2. Sementara, di posisi ketiga ada Turki yang berselisih 3 poin dari skor Indonesia. Adapun, posisi keempat diisi oleh Arab Saudi yang unggul satu poin saja dari Uni Emirat Arab.

 

Lima Destinasi Wisata Halal Terbaik Di Indonesia (Selain Versi GMTI)

 

Sebagai pemegang trophy destinasi wisata halal terbaik di dunia, Indonesia tentu punya lebih dari 5 destinasi untuk dipertimbangkan. Oleh karenanya, Rekreartive akan membagikan sejumlah destinasi wisata halal lainnya yang bisa dieksplore lebih jauh. Berikut 5 destinasi halal yang masih antre di luar 10 besar GMTI namun patut Anda sambangi :

 

1. Jogjakarta 

 

Di Jogjakarta, wisata halal sangat mudah ditemukan. Meski tidak berlabel khusus, namun ada banyak tempat disana yang bisa dituju oleh pelancong Muslim. Untuk penginapan, tersedia hotel syariah seperti Hotel Pesonna Tugu Jogjakarta yang mengusung konsep wisata halal untuk tamu yang menginap.

 

Lokasinya berada di pinggir Jalan Pangeran Diponegoro No. 99, Bumijo. Hotel ini tidak menyediakan minuman beralkohol, hiburan malam, maupun makanan haram atau makanan yang dapat merugikan kesehatan. Selain itu, harga sewa kamar hotel tersebut terbilang murah, yakni sekitar Rp. 400 ribuan per malam.

 

Tak hanya hotel, konsep wisata halal juga didukung oleh wisata Taman Sari dan Kebun Buah Mangunan yang merupakan dua objek wisata vital di Kota Gudeg.

 

Dalam rangka mendukung wisata halal, Taman Sari menyediakan informasi tentang akulturasi budaya Islam Mataram di Jogja. Sementara, Kebun Buah Mangunan mengajarkan nilai moral yang dikaitkan dengan ajaran Islam seperti menjaga lingkungan, dan lain sebagainya.

 

2. Malang Raya 

 

Seperti halnya Jogjakarta, Malang Raya juga mendukung konsep wisata halal. Setidaknya, kota ini sudah memiliki laboratorium sertifikasi halal yang tersebar di 5 perguruan tinggi terkenal miliknya, seperti Universitas Muhamadiyah Malang, Universitas Brawijaya, Universitas Negeri Malang, UIN Maulanan Malik Ibrahim, dan Universitas Islam Malang.

 

Tak hanya itu, keseriusan Malang dalam mengembangkan potensi wisata halal juga ditandai dengan penyiapan sertifikat halal untuk sejumlah UMKM di daerahnya.  Dengan demikian, produk – produk yang bertebaran di pasar lebih terjamin mutu serta status halalnya. Adapun, pasar yang sudah berlabel halal ialah Pasar Klojen dan Pasar Oro – Oro Dowo.

 

3. Jawa Barat 

 

Jawa Barat tidak terlewat dari konsep halal. Bahkan, daerah ini memiliki hampir semua aspek yang dijadikan standar dalam halal tourism, mulai dari sarana ibadah, kesiapan infrastruktur, keamanan, hingga sertifikasi halal.

 

Salah satu kota di Jawa Barat yang bisa dipilih untuk wisata halal ialah Bandung. Kota ini dijuluki Muslim Friendly City karena menyediakan banyak spot yang ramah syariat Islam. Selain itu, Bandung juga sudah mendukung nomadic tourism, yakni aktivitas wisata yang bersifat temporer. Artinya, kegiatan wisata ini bisa dilakukan secara singkat dan sarana prasarananya bersifat sementara.

 

4. Jawa Tengah 

 

Bergeser ke tengah Pulau Jawa, Anda akan menjumpai banyak kota yang menawarkan wisata halal. Sebut saja Solo, Semarang, Tawangmangu dan Boyolali. Disana, wisatawan tak akan kesulitan menemukan hotel, restaurant, maupun paket wisata yang mengusung konsep halal. Provinsi ini juga menjadi tujuan favorit wisatawan Muslim dari berbagai negara.

 

Wajar rasanya provinsi ini diminati oleh travellers Muslim mengingat historis Jawa Tengah sendiri tak lepas dari jejak para wali yang menyebarkan agama Islam di tanah Jawa. Sehingga, potensinya cukup besar untuk dikembangkan menjadi destinasi wisata halal yang mapan. Meski begitu, Jawa Tengah masih dalam proses perjalanan menuju kawasan wisata berbasis syariah.

 

5. Makassar

 

Makassar juga menyimpan potensi wisata halal yang cukup besar. Di dalamnya terdapat beberapa kawasan percontohan yang bisa disambangi, seperti pulau Samalona, Khayangan, dan  Kodingareng Lompo. Disana, penyediaan makanan, minuman dan pelayanan wisata sudah bersertifikat halal. Selain itu, beberapa restaurant dan tempat menginap sudah dilengkapi dengan Masjid dan tempat wudhu yang baik. Contohnya, Hotel Pesonna, Hotel Almadera, Hotel Dalton, dan Hotel Claro.